Uncategorized

Pemkab Samosir Terapkan Platform JUMA AI untuk Tingkatkan Pengetahuan Petani Milenial dan Penyuluh

Noktahsumut.com, SAMOSIR

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir mulai menerapkan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) melalui platform Juma AI guna meningkatkan kapasitas petani milenial dan penyuluh pertanian.

Penerapan Juma AI diperkenalkan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Pemkab di Aula 12 Bersaudara, Desa Lumban Suhisuhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Samosir.

Hadir Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Kabid IKP Diskominfo Togarma Naibaho, Bapperida. FGD yang diikuti penyuluh pertanian lapangan (PPL), petani milenial, calon petani milenial, brigade pangan, UPT, serta jajaran Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, narasumber Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IT, dan lainnya.

Asisten II Sekdakab Samosir Hotraja Sitanggang yang mewakili Bupati Samosir mengatakan transformasi digital di sektor pertanian tidak dapat dihindari. Menurut dia, seluruh aktivitas pertanian di Samosir ke depan harus berbasis data agar pemerintah lebih mudah merumuskan kebijakan.

“Mulai dari tanam, produksi, hingga hama penyakit harus di-update dan diinformasikan sehingga dapat terintegrasi dengan baik. Mau tidak mau, kita harus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi,” kata Hotraja.

Ia menilai kehadiran petani milenial yang semakin bertambah harus diikuti kemampuan adaptasi terhadap teknologi digital. Menurutnya, keberhasilan aplikasi pertanian berbasis AI sangat bergantung pada keaktifan pengguna dalam memperbarui data dan informasi di lapangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Tumiur Gultom menjelaskan, perkembangan sektor pertanian saat ini tidak terlepas dari digitalisasi. Karena itu, petani dan penyuluh dituntut dekat dengan teknologi, Rabu (27/5/2026)

“Tujuan FGD ini untuk pengenalan Juma AI dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan pelatihan. Petani jangan takut memulai, karena ilmu itu mahal dan harus diseriusi,” sebutnya.

Juma AI merupakan ekosistem pertanian berbasis artificial intelligence untuk dikembangkan Institut Teknologi Del (IT Del). Platform ini dirancang untuk membantu petani dan pemerintah dalam pengelolaan data pertanian secara digital, mulai dari pola tanam, produksi, kondisi cuaca, hingga serangan hama dan penyakit tanaman.

Melalui sistem berbasis AI, data yang dikumpulkan dapat dianalisis untuk memberikan rekomendasi mempermudah pengambilan keputusan di sektor pertanian. (JBR/66)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *