Uncategorized

LJaya Jalur Bagan Siapiapi – Panipahan Diduga Melebihi Kapasitas Operasi Ketupat, Pos Yan Tanjung Pura PolresLangkat sragakan

Noktahsumutcom Petugas Antisipasi Kemacetan LLMB Buka Puasa Bersama dan Silaturahmi dengan Prof Ridha Dharmajaya Diberitakan Nasrul alias Baron Cs Diserang Massa 50 Orang, Saksi Hanya 11 Orang yang Hadir saat Peristiwa Terjadi Tim Wasops Polda Riau Tinjau Pos Pam Ops Ketupat Polres Rokan Hilir 2024

Nyawa Manusia Terancam, KM Sabar Jaya Jalur Bagan Siapiapi – Panipahan Diduga Melebihi Kapasitas Operasi Ketupat, Pos Yan Tanjung Pura Polres Langkat Siagakan Petugas Antisipasi Kemacetan LLMB Buka Puasa Bersama dan Silaturahmi dengan Prof Ridha Dharmajaya Diberitakan Nasrul alias Baron Cs Diserang Massa 50 Orang, Sa, Hanya 11 Orang yang Hadir saat Peristiwa Terjadi Tim Wasops Polda Riau Tinjau Pos Pam Ops Ketupat Polres Rokan Hilir

Supervisi Puslabfor Bareskrim Polri TA 2025 di Bidlabfor Polda Sumut: Tingkatkan Kualitas Forensik untuk Penyidikan Berbasis

MEDANNoktahsumutcom Kabid Labfor Polda Sumut KBP Abdul Karim Tarigan S.H.,M.H bersama tim supervisi dari Puslabfor Bareskrim Polri dipimpin oleh KBP Rio Ronald R Nababan, S.I.K., MH melaksanakan kegiatan supervisi teknis ke Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Sumut pada Senin (4/8/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan forensik dalam mendukung penyidikan berbasis ilmiah.

Bertempat di Aula Bidlabfor Polda Sumut, supervisi kali ini diikuti oleh perwakilan dari 10 satuan kerja terkait, meliputi Biro SDM (bag. Psikologi), Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, Ditressiber, Ditpolairud, Bidokkes, Satlantas Polrestabes Medan, Satreskrim Polrestabes Medan, dan SPKT.

Dalam sambutannya, KBP Rio Ronald R. Nababan, S.I.K., M.H menekankan pentingnya penerapan Scientific Crime Investigation (SCI) dalam setiap proses penyidikan. “Supervisi ini kami lakukan untuk memastikan standar forensik nasional terimplementasi dengan baik di daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara penyidik dan ahli forensik,” ujarnya.

Kegiatan supervisi mencakup lima tujuan utama:

  1. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pelayanan forensik
  2. Peningkatan kualitas koordinasi antar fungsi penyidikan dengan Bidlabfor
  3. Optimalisasi penerapan SCI dalam proses penyidikan
  4. Identifikasi kendala teknis di tempat kejadian perkara (TKP)
    5
    Selama supervisi, tim melakukan pembahasan mendalam mengenai teknik penanganan barang bukti forensik, standar operasional prosedur di TKP, serta tantangan yang dihadapi personel lapangan. “Kami menemukan beberapa kendala teknis di lapangan yang memerlukan solusi segera, terutama terkait alat pendukung forensik,”.

Sebagai tindak lanjut, Puslabfor Bareskrim Polri akan menyusun rekomendasi khusus untuk Polda Sumut, yang meliputi:
– Peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan khusus
– Pengadaan alat forensik portable
– Penyempurnaan mekanisme koordinasi antara penyidik dan ahli forensik

Kabid Labfor Polda Sumut menyambut baik hasil supervisi ini. “Kami berkomitmen untuk segera mengimplementasikan rekomendasi dari tim Puslabfor guna meningkatkan kualitas layanan forensik kami,” ujarnya penuh antusias.

Kegiatan ini menandai komitmen Polri dalam mewujudkan penyidikan modern berbasis bukti ilmiah, sekaligus memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam penegakan hukum yang akuntabel.(srisahati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *