Kepling Ditangkap Kasus Sabu, Wong Chun Sen Semprot Kinerja Camat dan Lurah Medan Barat
, MEDAN – Noktahsumutcom Penangkapan oknum kepala lingkungan (Kepling) di Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, terkait kasus narkoba memicu kemarahan Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B.(10/3/2026
Ia menilai peristiwa tersebut menjadi tamparan keras bagi aparat pemerintahan setempat, khususnya camat dan lurah yang dinilai lalai menjaga wilayahnya dari peredaran narkoba.
Menurut Wong, kasus ini sangat memalukan karena aparat lingkungan yang seharusnya menjadi garda terdepan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat justru terseret dalam pusaran peredaran narkotika.
Ironisnya lagi, kata Wong, lokasi penangkapan kepling tersebut tidak jauh dari wilayah kediamannya.
“Ini sangat memalukan. Kantor lurahnya tepat di depan rumah saya. Seharusnya lurah dan camat mampu menjaga marwah wilayahnya serta melakukan pengawasan agar kejadian memalukan seperti ini tidak terjadi, apalagi terkait narkoba,” tegas Wong dengan nada geram.
Ia mendesak agar oknum kepling yang terlibat segera dicopot dari jabatannya dan dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aparat lingkungan lainnya, termasuk melalui tes urine secara rutin di jajaran pemerintahan Kecamatan Medan Barat.
Menurutnya, sulitnya memutus mata rantai peredaran narkoba tidak lepas dari adanya dugaan keterlibatan oknum aparatur di tingkat lingkungan.
“Bagaimana narkoba mau diberantas kalau aparat yang seharusnya menjaga lingkungan justru diduga ikut tersangkut. Ini yang membuat peredaran narkoba semakin sulit diputus,” ujarnya.
Selain menyoroti kasus narkoba, Wong juga mengkritik persoalan kebersihan di Kelurahan Pulo Brayan Kota yang dinilai tidak kunjung tertangani dengan baik. Ia mengungkapkan, setiap hari dirinya harus mencium bau menyengat dari tong sampah umum yang berada tepat di depan rumahnya.
Menurutnya, pengangkutan sampah yang baru dilakukan di atas pukul 09.00 WIB membuat masyarakat sekitar harus menanggung aroma tidak sedap sejak pagi hari. Belum lagi kondisi Lapangan Pertiwi yang dipenuhi sampah dan terlihat kumuh.
“Tidak heran Kecamatan Medan Barat terus menjadi sorotan. Kalau aparatnya sibuk dengan urusan lain dan abai terhadap persoalan masyarakat, maka masalah akan terus menumpuk,” sindirnya.
Wong pun meminta Wali Kota Medan mengambil langkah tegas dengan menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan agar benar-benar serius menjaga wilayahnya terlebih masalah petedaran narkoba.
Ia menegaskan bahwa peredaran narkoba dan maraknya aksi begal harus menjadi fokus bersama untuk diberantas, bukan malah dibiarkan berkembang di tengah masyarakat.(srisahati)
