Uncategorized



Sri Rezeki Berpeluang Jadi Perempuan Kedua di Pimpinan DPRD Medan

MedanNoktahsumutcom Pergantian Wakil Ketua DPRD Medan dari Fraksi PKS, Rajuddin Sagala, kepada Sri Rezeki berpotensi mencatat sejarah baru. Pengumuman rencana ini dijadwalkan dalam sidang paripurna pada 27 April 2026. Demografi

Jika dilantik untuk sisa masa jabatan 2024–2029, Sri Rezeki akan menjadi perempuan kedua yang menduduki kursi pimpinan DPRD Medan. Ia meraih 8.168 suara pada Pemilu 2024.


Dalam catatan sejarah, perempuan pertama yang memimpin DPRD Medan adalah Prof Djanius Djamin. Ia menjadi anggota DPRD pada 1968 dan menjabat

Ketua DPRD Medan periode 1969–1971, sekaligus perempuan pertama di Sumatera Utara bahkan Indonesia yang menduduki posisi tersebut. Produk Tembakau & Rokok Elektrik

Sebelum menjadi anggota DPRD Medan periode 2024–2029, Sri Rezeki menjabat Bendahara DPD PKS Medan 2020–2025. Setelah dua kali gagal di pemilu sebelumnya, ia akhirnya terpilih dan kini menjadi satu-satunya perempuan di Fraksi PKS DPRD Medan.

Ketua DPD PKS Medan, Anton Simarmata, menyebut penunjukan Sri Rezeki telah melalui musyawarah di tingkat DPD, DPW hingga DPP. Selain itu, Sri dinilai memiliki pengalaman organisasi yang matang, termasuk pernah menjadi Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga PKS Medan.
Menurut Anton, pergantian ini bukan dinamika politik, melainkan bagian dari regenerasi kader di internal partai.

“Pergantian adalah hal biasa untuk memberi kesempatan kader belajar dan berkembang,” ujarnya.

Sesuai UU No. 17 Tahun 2014, pimpinan DPRD terdiri dari satu ketua dan tiga wakil ketua yang diusulkan partai politik berdasarkan perolehan kursi.

Saat ini, pimpinan DPRD Medan diisi Wong Chun Sen Tarigan (PDIP), Rajuddin Sagala (PKS), Zulkarnaen (Gerindra), dan Hadi Suhendra (Golkar). Sri Rezeki akan menggantikan Rajuddin Sagala yang kini (srisahati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *