Uncategorized

100 Hari Presisi di Tanah KaroAKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si.: Polres Karo Berhasil Tuntaskan Puluhan Kasus – Sinergi Masyarakat Kunci Keberhasilan

Kabanjahe, Karo, NoktahSumut.Com — Dalam 100 hari pertama Tahun 2026, Polres Karo di bawah kepemimpinan Pebriandi Haloho menorehkan capaian signifikan dalam penegakan hukum, pemberantasan narkotika, perlindungan kelompok rentan, hingga penguatan strategi keamanan berbasis kolaborasi publik.

Puluhan kasus berhasil dituntaskan, sejumlah kejahatan menonjol diungkap, dan langkah preventif berbasis generasi muda mulai diperkuat sebagai fondasi menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Karo Regency.

Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si.,
menegaskan bahwa,

“Seluruh keberhasilan tersebut bukan semata hasil kerja institusi, melainkan buah dari sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan insan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri.

Keberhasilan penegakan hukum membutuhkan dukungan masyarakat dan media sebagai kontrol sosial yang cepat, akurat, dan bertanggung jawab,” tegas Kapolres dalam rilis capaian kinerja di Mapolres Karo, Senin (20/4).

Tren Penyelesaian Kasus

Menunjukkan Dinamika Positif

Sepanjang Januari hingga pertengahan April 2026, Polres Karo menangani berbagai perkara pidana dengan tingkat penyelesaian yang menunjukkan dinamika progresif.

Rincian capaian penanganan perkara:

Januari 2026:

67 kasus ditangani, 30 kasus berhasil diselesaikan (45 persen).

Februari 2026:

61 kasus ditangani, dengan tingkat penyelesaian melonjak menjadi 72 persen.

Maret 2026:
Persentase penyelesaian tercatat di angka 51 persen.

Awal April 2026:
Tingkat penyelesaian sementara mencapai 29,72 persen dan masih terus berjalan dalam proses hukum.

Capaian tersebut menunjukkan konsistensi penegakan hukum, meski dihadapkan pada kompleksitas perkara yang beragam, mulai dari tindak kriminal umum hingga kejahatan terorganisir.

Sejumlah Kasus Menonjol Berhasil Diungkap

Dalam 100 hari kerja, Polres Karo juga berhasil mengungkap sejumlah perkara besar yang menjadi perhatian publik, di antaranya:

Kasus pembunuhan di wilayah Kabanjahe

Pencurian kabel tower dengan kerugian puluhan juta rupiah

Pengungkapan tindak pidana migas
Kasus perjudian

Penindakan perambahan hutan

Seluruh kasus tersebut kini tengah diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Perlindungan Anak dan Perempuan

Diperkuat Lewat Satres PPA & PPO

Langkah strategis juga dilakukan melalui pembentukan Satres PPA & PPO pada Januari 2026 sebagai wujud penguatan perlindungan terhadap kelompok rentan.

Dalam kurun waktu 100 hari:

39 kasus ditangani

27 kasus diselesaikan

Tingkat penyelesaian mencapai 69 persen

Kasus yang ditangani didominasi oleh:

Kekerasan terhadap anak
Persetubuhan anak

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)

Pembentukan satuan ini dinilai menjadi langkah progresif dalam memperkuat kehadiran negara terhadap korban-korban yang membutuhkan perlindungan hukum.

Pemberantasan Narkotika Jadi Fokus Serius

Dalam bidang pemberantasan narkoba, Polres Karo mencatat capaian menonjol dengan:

46 kasus diungkap

61 tersangka diamankan

Barang bukti yang disita meliputi:

Ganja lebih dari 99 gram dan 108 batang

Sabu 72,3 gram

Ekstasi 11 butir

Kasus besar yang berhasil dibongkar antara lain:

Pengungkapan ladang ganja di Desa Cinta Rakyat

Jaringan peredaran narkotika di wilayah Kabanjahe

Capaian ini menunjukkan komitmen serius Polres Karo dalam memutus mata rantai peredaran narkoba yang merusak masa depan generasi muda.

Strategi Ke Depan: Gen Z Jadi Mitra Kamtibmas

Tidak hanya berorientasi represif, Polres Karo juga menyiapkan langkah preemtif dan preventif dengan melibatkan generasi muda, khususnya Gen Z.

Fokus pembinaan diarahkan untuk mencegah:

Kenakalan remaja

Balap liar

Tawuran

Penyakit masyarakat

Penyebaran hoaks

Pendekatan ini dipandang sebagai investasi sosial jangka panjang dalam membangun budaya sadar hukum sejak dini.

Kapolres: Keamanan adalah Tanggung Jawab Bersama
Kapolres menegaskan, seluruh laporan dan informasi masyarakat akan terus ditindaklanjuti secara profesional sebagai bagian dari pola keamanan kolaboratif.

Menurutnya, menjaga harkamtibmas bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Bersama, kita wujudkan harkamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Karo,” pungkasnya.

Keamanan tidak lahir dari slogan, tetapi dari tindakan, keberanian, dan ketegasan.

Hukum yang ditegakkan tanpa pandang bulu adalah fondasi kepercayaan rakyat.

Polisi yang kuat bukan yang bekerja sendiri, tetapi yang tumbuh bersama dukungan masyarakat.

Narkoba dihancurkan bukan dengan wacana, tetapi dengan operasi, penindakan, dan komitmen tanpa kompromi.

Setiap kejahatan yang dibiarkan tumbuh hari ini, adalah ancaman yang membesar esok hari.

Kolaborasi antara rakyat, media, dan aparat adalah benteng terkuat menjaga daerah tetap aman.

Ketegasan dalam hukum adalah wajah nyata negara hadir melindungi masyarakat.
(Nurlince Hutabarat/Srisahati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *