Uncategorized

Bupati Samosir Dukung Transformasi Digital Sektor Pertanian, Ketua DEN Hadir Bahas Pertanian AI

Noktahsumut.com, SAMOSIR

Bupati Samosir ikut rapat terkait pembahasan pengembangan pertanian Berbasi AI, yang langsung dibuka oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, yang dilaksanakan di Auditorium TSTH2, Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan.

Dengan pendekatan berbasis riset teknologi, TSTH2 menjadi pusat inovasi pertanian modern. Kehadiran TSTH2 (Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura) dapat melahirkan bibit unggul untuk meningkatkan kualitas pertanian dan holtikultura di dalam negeri, Kamis (2/4/2026)

Hal itu dijelaskan Ketua DEN (Dewan Ekonomi Nasional) Luhut Binsar Pandjaitan dihadapan perwakilan kementerian, para Bupati, tokoh Agama serta berbagai elemen masyarakat.

Hadir juga, Wagubsu H Surya, Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan, Wakil Menteri ATR/BPN, Wakil Menteri Kehutanan, Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, para Bupati/Wabup, Letjend TNI (Purn) Hinsa Siburian, Asisten Ekbang Setdakab Samosir, dan beberapa pimpinan OPD Pemkab Samosir, Pastor Sabat Nababan mewakili Uskup Agung Medan dan TNI/Polri serta tokoh Agama.

Direktur TSTH2, Prof Fatmawati menjelaskan bahwa TSTH2 punya visi menjadi pusat riset herbal hortikultura terdepan di Indonesia, dengan menghasilkan inovasi dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif tersebut. Ia menilai penerapan teknologi dalam sektor pertanian menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan zaman sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam sektor pertanian merupakan langkah tepat. Ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membantu petani dalam pengambilan keputusan yang lebih akurat dan efisien,” tutur Vandiko.

Menurutnya, Kabupaten Samosir sebagai bagian dari kawasan Danau Toba memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian modern berbasis teknologi. (JBR/66)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *