DPRD Medan Desak Penertiban Tiang dan Kabel TelekomunikasiYg dipasang semrawut
MEDAN – NoktahsumutcomAnggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan bertindak tegas menertibkan tiang dan kabel telekomunikasi yang terpasang semrawut di sejumlah ruas jalan. Menurut Rommy, keberadaan tiang dan kabel yang
tidak tertata tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan publik, tetapi juga merusak estetika kota.
“Kita dorong Pemko Medan agar tegas menertibkan tiang telekomunikasi milik berbagai perusahaan penyedia utilitas,” ujar Rommy kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).
Ia mengakui, Pemko Medan saat ini tengah menjalankan program Medan Rapi Tanpa Kabel (Merata) dengan merelokasi kabel udara menjadi kabel bawah tanah. Namun, program tersebut dinilai masih terbatas pada beberapa ruas jalan protokol.
“Penertiban harus dilakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah Kota Medan, tidak hanya di jalan utama,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.
Rommy menilai, banyak pemasangan tiang dan kabel yang tidak memiliki izin serta tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP). Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan masyarakat.
“Pemasangan yang tidak teratur berisiko menimbulkan gangguan fisik, seperti tiang tumbang atau kabel putus yang bisa menimbulkan korban,” katanya.
Selain itu, ia juga menyoroti dampak terhadap infrastruktur, seperti kerusakan trotoar akibat penggalian berulang.
“Penggalian yang dilakukan berulang kali merusak trotoar dan sering tidak sinkron dengan program perbaikan jalan maupun drainase,” ujarnya.
Untuk itu, Rommy mendorong agar program Merata dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh ruas jalan di Kota Medan. Ia juga meminta penertiban jangka pendek terhadap kabel yang sudah terlanjur semrawut segera dilakukan.
Di sisi lain, Rommy mengusulkan agar kepala lingkungan (kepling) dan lurah melakukan pendataan sejak dini terkait keberadaan tiang dan kabel di wilayah masing-masing.
“Perlu ada instruksi dari Wali Kota Medan melalui bagian tata pemerintahan agar pendataan dan penertiban berjalan serentak demi mendukung program Merata,” tutupnya. (Srisahati)
