Polda Sumut Gelar Pelatihan Kehumasan, Belajar Tekn
Noktahsumutcom Pada hari kedua ini, para peserta dibekali materi penulisan narasi berita, strategi membuat konten menarik, hingga teknik pembuatan dan pengeditan video berbasis kecerdasan buatan (AI).
Menghadirkan T. Agus Khaidir, Pimpinan Redaksi Tribun Medan, sebagai narasumber dengan materi bertajuk “Konten Humas Bisa Populer? Kenapa Tidak!”.
Dalam paparannya, Agus Khaidir menjelaskan bahwa konten yang diproduksi oleh humas memiliki peluang besar untuk menjadi populer jika dikemas dengan cara yang tepat dan menarik perhatian publik.
Salah satu kunci utamanya adalah membuat “hook” atau pembuka yang kuat dalam sebuah narasi berita maupun konten media sosial.
“Hook itu sangat penting. Kalau pembukanya kuat dan menarik, orang akan tertarik membaca sampai selesai. Humas harus bisa membuat pembuka yang langsung mengundang perhatian pembaca”, ujarnya di hadapan peserta pelatihan.
Ia juga menekankan pentingnya menyusun berita dengan struktur jurnalistik yang jelas, menggunakan bahasa yang sederhana, namun tetap kuat dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat.
Panitia juga melaksanakan pre test dan post test kepada para peserta untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang diberikan.
Memasuki sesi berikutnya, peserta mendapatkan materi lanjutan dari Muhammad Wahyu Ilhami S.I.Kom. terkait videografi dan desain grafis.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan menggunakan teknologi kecerdasan buatan, termasuk pemanfaatan platform Google Gemini, pembuatan AI meme dan karikatur serta teknik pengeditan video untuk menghasilkan konten yang lebih menarik dan komunikatif.
Di akhir kegiatan, Kabid Humas Polda Sumut Ferry Walintukan memberikan pembekalan kepada seluruh peserta mengenai pentingnya kreativitas dan kemampuan adaptasi personel humas di era digital.
Menurutnya, kemampuan menulis berita, mengolah visual, hingga memanfaatkan teknologi digital sangat penting dalam mendukung strategi komunikasi publik Polri.
“Personel humas harus mampu menghasilkan konten yang menarik, informatif, dan mudah dipahami masyarakat. Dengan begitu, informasi mengenai kinerja Polri dapat tersampaikan dengan baik sekaligus membangun citra positif institusi”, kata Ferry.
Sebagai bentuk apresiasi, diberikan penghargaan kepada personel dengan nilai terbaik berdasarkan hasil evaluasi pelatihan.
Selain itu, para peserta juga menerima brevet kehumasan sebagai tanda telah mengikuti pembekalan peningkatan kompetensi di bidang komunikasi publik.
Diharapkan seluruh personel humas Polda Sumut dan Polres jajaran semakin siap menghasilkan konten publikasi yang profesional, kreatif, dan mampu menjangkau masyarakat luas.(srisahati)
